Label

Kamis, 02 Februari 2017

Hal-hal yang Perlu Dihindari dalam Dunia Marketing

Menjadi marketer yang sukses harus melakukan strategi pemasaran yang tepat dan seefisien mungkin. Namun seorang marketer wajib mengetahui hal-hal berikut ini, karena akan menyebabkan kerugian baik dari segi waktu maupun tenaga.


1. Iklan yang Tidak Efisien
- Iklan terlalu panjang dan membosankan
Melakukan pengiklanan baik melalui media sosial maupun video sangat disarankan dengan text atau durasi yang tidak terlalu panjang, karena akan menyebabkan kebosanan sehingga iklan anda tidak akan tersampaikan dengan baik. Lakukanlah pengiklanan yang tidak terlalu panjang dengan menyampaikan materi sepadat mungkin.

- Target iklan tidak tepat
Ketika anda tidak menargetkan konsumen yang anda harus sasar akan membuat iklan anda menjadi sia-sia serta tidak akan maksimal. Maka lakukanlah riset sebelum melakukan pengiklanan. Targetkan iklan anda agar diterima oleh konsumen yang sesuai dengan produk anda. Misalkan produk yang akan anda jual adalah sepatu dengan target konsumen masyarakat kalangan menengah keatas dengan umur 17 hingga 30 tahun.

- Poin iklan tidak tersampaikan
Melakukan iklan namun tidak menyampaikan poin utama sama halnya dengan anda tidak melakukan pengiklanan. Buatlah poin-poin penting produk anda saat melakukan pengiklanan, sehingga iklan yang anda buat akan menghasilkan dengan maksimal.


2. Tidak ada deskripsi produk
Tidak mendeskirpsikan produk anda secara detail termasuk hal yang cukup fatal. Konsumen akan merasa bingung dengan produk yang anda tawarkan. Karena dengan memberikan deskripsi produk akan membuat para konsumen menjadi percaya dengan produk yang anda tawarkan.


3. Mengumbar janji secara berlebihan
Menjelaskan keunggulan produk anda sangat perlu diberikan ke konsumen. Tapi ingatlah konsumen saat ini sangat selektif dalam memilih produk yang akan dibeli. Sehingga dengan memberikan penjelasan yang berlebihan akan membuat para konsumen menjadi ragu kembali.


4. Tidak melakukan evaluasi
Melakukan evaluasi terhadap apa yang anda telah lakukan sangat penting untuk seorang marketer. karena ketika anda tidak melakukan evaluasi maka apapun yang anda telah lakukan tidak akan menjadi lebih baik. Ketika penjualan buruk maka akan tetap memburuk, ketika penjualan sudah baik namun seharusnya dapat menjadi lebih baik lagi namun tidak akan terjadi. Sehingga evaluasi sangatlah diperlukan untuk perubahan menjadi lebih baik. Evaluasi dapat dilakukan baik dengan komentar konsumen maupun target penjualan anda saat ini.


5. Tidak memiliki target
Tidak memiliki target sama dengan tidak memiliki tujuan. Anda terlalu mengikuti arus, walaupun arus membawa anda menjadi terpuruk. Penjualan tidak akan maksimal dan akan membuat anda menjadi malas-malasan. Maka buatlah target yang relevan dan sederhanakan target-target anda tersebut. Misalkan target anda sebulan harus menjual 1000 produk, maka setiap minggu anda harus menjual 250 produk, atau jika anda bekerja 5 hari seminggu maka jualah 50 produk setiap harinya, sehigga akan terasa mudah dilakukan.


Baca juga:
Pilar-pilar Kesuksesan Sederhana namun Bermakna
Tips Berjualan yang Telah Terbukti Kesuksesannya
Cara Simpel Menjadi Jutawan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar